Amirul Mukminin As sebagai seseorang yang dalam hidupnya merupakan contoh sempurna dari ketaatan kepada Allah dan merupakan contoh orang yang mengamalkan isi ayat 111 dan 112 Surah At-Taubah.
اِنَّ اللّٰهَ اشْتَرٰى مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ اَنْفُسَهُمْ وَاَمْوَالَهُمْ بِاَنَّ لَهُمُ الْجَنَّةَۗ يُقَاتِلُوْنَ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ فَيَقْتُلُوْنَ وَيُقْتَلُوْنَ وَعْدًا عَلَيْهِ حَقًّا فِى التَّوْرٰىةِ وَالْاِنْجِيْلِ وَالْقُرْاٰنِۗ وَمَنْ اَوْفٰى بِعَهْدِهٖ مِنَ اللّٰهِ فَاسْتَبْشِرُوْا بِبَيْعِكُمُ الَّذِيْ بَايَعْتُمْ بِهٖۗ وَذٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيْمُ. اَلتَّاۤىِٕبُوْنَ الْعٰبِدُوْنَ الْحٰمِدُوْنَ السَّاۤىِٕحُوْنَ الرّٰكِعُوْنَ السّٰجِدُوْنَ الْاٰمِرُوْنَ بِالْمَعْرُوْفِ وَالنَّاهُوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَالْحٰفِظُوْنَ لِحُدُوْدِ اللّٰهِۗ وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِيْنَ
“Sesungguhnya Allah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan surga yang Allah peruntukkan bagi mereka. Mereka berperang di jalan Allah sehingga mereka membunuh atau terbunuh. (Demikian ini adalah) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil, dan Al-Qur’an. Siapakah yang lebih menepati janjinya daripada Allah? Maka, bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu. Demikian itulah kemenangan yang agung. (Mereka itulah) orang-orang yang bertobat, beribadah, memuji (Allah), mengembara (demi ilmu dan agama), rukuk dan sujud, menyuruh berbuat makruf dan mencegah berbuat mungkar, serta memelihara hukum-hukum Allah. Sampaikan kabar gembira kepada orang-orang yang beriman.”
Dalam penggalan Ziarah Ghadiriyah dari Imam Hadi As disebutkan:
Aku bersaksi bahwa engkau, pamanmu dan saudaramu adalah orang-orang yang telah berniaga dengan Allah menggunakan jiwa kalian, kemudian Allah menurunkan ayat ini untuk kalian:
Sesungguhnya Allah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan surga yang Allah peruntukkan bagi mereka. Mereka berperang di jalan Allah sehingga mereka membunuh atau terbunuh. (Demikian ini adalah) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil, dan Al-Qur’an. Siapakah yang lebih menepati janjinya daripada Allah? Maka, bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu. Demikian itulah kemenangan yang agung.
Dan dalam penggalan lainnya disebutkan:
Aku bersaksi bahwa engkau, pamanmu, dan saudaramu adalah orang-orang yang telah bertransaksi dengan Allah menggunakan jiwa kalian, kemudian Allah menurunkan ayat ini untuk kalian:
(Mereka itulah) orang-orang yang bertobat, beribadah, memuji (Allah), mengembara (demi ilmu dan agama), rukuk dan sujud, menyuruh berbuat makruf dan mencegah berbuat mungkar, serta memelihara hukum-hukum Allah. Sampaikan kabar gembira kepada orang-orang yang beriman.
Amirul Mukminin As adalah contoh orang-orang beriman yang dijelaskan dalam ayat 111 dan 112 Surah At-Taubah, yang dianggap sebagai salah satu ayat Alawi dalam Al-Quran.
Beberapa riwayat menyebutkan bahwa Amirul Mukminin As adalah perwujudan sempurna dari jenis transaksi ilahi ini pada malam Laylah al-Mabit, ketika ia tidur di tempat tidur Rasul Saw untuk menyelamatkan nyawa beliau, ia mengorbankan nyawanya tanpa ragu sedikit pun.
Imam Hassan al-Askari merujuk pada ayat 111 dan 112 Surah At-Taubah dalam sebuah riwayat sembari mengutip ayahnya, Imam Hadi As yang meriwayatkan bahwa pada hari raya Idul Ghadir, beliau menziarahi makam Amirul Mukminin As dan berkata:
“Aku bersaksi bahwa engkau adalah Amirul Mukminin; engkau adalah kebenaran yang sebagaimana Al-Quran berbicara tentang wilayahmu dan Rasulullah Saw membuat umat mengambil perjanjian tentangmu. Dan aku bersaksi bahwa engkau adalah paman dan saudara dari orang-orang yang telah berjanji kepada Allah dengan nyawa mereka dan Allah mewahyukan tentangmu: “Sesungguhnya Allah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan surga yang Allah peruntukkan bagi mereka. Mereka berperang di jalan Allah sehingga mereka membunuh atau terbunuh. (Demikian ini adalah) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil, dan Al-Qur’an. Siapakah yang lebih menepati janjinya daripada Allah? Maka, bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu. Demikian itulah kemenangan yang agung. (Mereka itulah) orang-orang yang bertobat, beribadah, memuji (Allah), mengembara (demi ilmu dan agama), rukuk dan sujud, menyuruh berbuat makruf dan mencegah berbuat mungkar, serta memelihara hukum-hukum Allah. Sampaikan kabar gembira kepada orang-orang yang beriman.“